Kantor Satuan Polisi Pamong Praja

Alamat : Jalan Cemara Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Tulang Bawang

Biodata Kepala Satker :

Nama: SURYADI
Jabatan: KEPALA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
NIP: 196204221984011001
NIP Lama: 010170948
Tanggal Lahir: 22 April 1962
TMT CPNS: 1 January 1984
TMT PNS: 1 September 1985
Golongan Ruang (TMT): IV/a
Pendidikan Terakhir: S-2/PASCA SARJANA
Instansi Kerja: Pemerintah Kab. Tulang Bawang
Unit Kerja: SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
 

 Selayang Pandang Satuan Kerja

Keberadaan Polisi Pamong Praja dimulai pada era kolonial sejak VOC menduduki Batavia dibawah pimpinan Gubernur Jendral Pieter Both, bahwa kebutuhan memelihara ketentraman dan ketertiban penduduk sangat diperlukan karena pada waktu itu kota Batavia sedang mendapat serangan secara sporadis baik dari penduduk lokal maupun tentara gangguan ketentraman dan keamanan.

Organisasi Polisi Pamong Praja menjalani perubahan besar dan dalam praktiknya menjadi tidak jelas, dimana secara struktural satuan kepolisian dan peran fungsinya bercampur baur dengan kemiliteran.

Pada masa kemerdekaan tepatnya setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, Polisi Pamong Praja tetap menjadi bagian organisasi dari kepolisian karena belum ada dasar hukum yang mendukung keberadaan Polisi Pamong Praja sampai dengan keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1948.

Secara definitif Polisi Pamong Praja mengalami beberapa kali pergantian nama namun tugas dan fungsinya tetap sama. Adapun perubahan nama dari Polisi Pamong Praja dapat dikemukakan sebagai berikut :

  1. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1948 tanggal 30 Oktober 1948 didirikanlah detasemen Polisi Pamong Praja Keamanan, Kapanewon yang pada tanggal 10 Nopember 1948 diubah namanya menjadi detasemen Polisi Pamong Praja.
  2. Tanggal 3 Maret 1950 berdasarkan keputusan Mendagri No. Op.32/2/2 disebut dengan nama Kesatuan Polisi Pamong Praja.
  3. Pada Tahun 1962 sesuai dengan peraturan Menteri Pemerintah Umum dan Otonomi Daerah Nomor 10 Tahun 1962 diubah menjadi Pagar Baya.
  4. Berdasarkan Surat Menteri Pemerintah Umum dan Otonomi Daerah Nomor 1 Tahun 1963 Pagar Baya diubah menjadi Pagar Praja.
  5. Setelah diterbitkannya UU Nomor 05 Tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan di daerah maka kesatuan Pagar Praja diubah menjadi Satuan Polisi Pamong Praja sebagai perangkat daerah.
  6. Dengan diterbitkannya UU Nomor 32 Tahun 1999 nama Polisi Pamong Praja diubah menjadi Satuan Polisi Pamong Praja sebagai perangkat daerah.
  7. Dengan diterbitkannya UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah lebih memperkuat keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja sebagai pembantu kepala daerah dalam penegakan peraturan kepala daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

 Sejarah Satuan Kerja

Sehubungan terbentuknya dua daerah otonomi baru yang berdasarkan Undang-undang Nomor 02 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kabupaten Tingkat II Tulang Bawang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Tanggamus maka terbentuklah organisasi dan tata kerja Lembaga Teknis Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 1997 yang pada waktu itu dipimpin oleh Drs. Muhtar Yusuf yang membawahi 27 personil yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) 6 orang dan Pegawai Tenaga Harian Lepas Sukarela (PTHLS) 21 orang.

Tugas Pokok Dan Fungsi

  1. Penyusunan program dan pelaksanaan penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat;
  2. Pelaksanaan kebijakan penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah;
  3. Pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah;
  4. Pelaksanaan kebijakan perlindungan masyarakat;
  5. Pelaksanaan koordinasi penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Penyidik Pegawai Negeri Sipil daerah dan atau aparatur lainnya;
  6. Pengawasan terhadap masyarakat, aparatur atau badan hukum agar mematuhi dan menaati peraturan daerah dan peraturan kepala daerah;
  7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala daerah.

Visi :

Mewujudkan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulang Bawang yang profesional, disiplin, berkualitas, berdaya guna dan bertanggung jawab.

 Misi :

  • meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran
  • meningkatkan kemampuan / sumber daya manusia Satuan Polisi Pamong Praja
  • peningkatan pembinaan ketrentaman, ketertiban dan penegakan peraturan daerah di kabupaten Tulang Bawang

Program dan Rencana Kerja :

  • Memenuhi dan melancarkan kegiatan dalam menjalankan tugas rutin serta meningkatkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulang Bawang
  • Meningkatkan pengetahuan dan menanamkan disiplin bagi anggota linmas sasaran
  • Mengurangi dan mencegah penyebaran penyakit masyarakat dan meningkatkan disiplin aparatur masyarakat
  • Meningkatkan kedisiplinan anggota Dalmas Satuan Polisi Pamong Praja
  • Meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran
  • Peningkatan SDM Satuan Polisi Pamong Praja
  • Meningkatkan disiplin aparatur dan masyarakat
  • Melaksanakan Pembinaan Hansip/linmas
  • Pelatihan mental dan fisik anggota Satuan Polisi Pamong Praja